Sinar Mas Land dan Creative Nest Dukung Sineas Perfilman Di Indonesia

30 July 2019 News Archive |

Pengembang properti ternama, Sinar Mas Land (SML) menggandeng Creative Nest menghadirkan acara Movie Industry Talks untuk para sineas film di Indonesia. Acara ini dihadiri berbagai nama besar dalam industri perfilman Indonesia dengan tema “A Talkshow with Experienced & Talented People from Movie Industry”. Berlokasi di Auditorium GOP9, BSD City, Sabtu (27/7).

Project Leader Digital Hub Sinar Mas Land, Irawan Harahap, mengatakan sebagai kota yang berfokus pada pengembangan ekonomi digital, sektor perfilman ini menjadi fokus yang cukup penting di BSD City.

“Kami bersama Creative Nest, salah satu perusahaan digital di BSD City mengadakan acara Movie Industry Talks ini. Harapannya banyak pegiat perfilman atau anak-anak muda yang tertarik dalam industri perfilman bisa hadir dan tergerak untuk mencetak karya-karya masterpiece,” katanya saat dihubungi, Minggu (28/7).

Movie Industry Talks merupakan acara talk show yang mempertemukan sineas film terbaik Indonesia dengan para audiens yang memiliki ketertarikan dalam dunia perfilman.

Dalam talkshow kali ini, sineas akan berbincang dan berbagi pengalaman mengenai penulisan skrip, pemilihan angle film, perencanaan finansial dan berbagai topik sebelum dimulainya proses produksi.

Dalam sesi ini akan hadir Ody Mulya Hidayat (Produser Dilan 1990), Salman Aristo (Penulis Naskah Laskar Pelangi), dan beberapa nama besar lainnya. Lalu dalam sesi ‘Production’, topik yang akan dibahas adalah seputar proses produksi film dengan menghadirkan Anggy Umbara (Director Warkop DKI Reborn), Wulan Guritno (Aktris), Rico Marpaung (Art Director, Suzanna) dan beberapa sineas lain.

Sementara itu, tokoh animasi Indonesia Patrick Effendy, yang membuka sekolah Creative Nest Indonesia di The Breeze BSD City, mengatakan tempat belajar ini bertujuan untuk membantu menyediakan pelatihan dan memberikan peluang kerja untuk berbagai industri kreatif di tanah air, sekaligus sebagai wadah berkumpulnya para insan kreatif indonesia dalam berkolaborasi.

Tempat belajar ini menyiapkan kelas animasi, virtual reality, augmented reality, graphic design, game design, coding dan motion graphic.

Selain itu, akan digelar workshop dan seminar dari para pakar di bidangnya yang diadakan secara reguler, serta menampikan banyak IP (Intellectual Property) dan karya anak bangsa lain melalui Creative Nest Indonesia. Hadirnya sekolah animasi ini menambah anggota komunitas pencetak industri digital kreatif di kawasan Digital Hub BSD City.

Sejumlah institusi pendidikan di bidang coding telah hadir lebih dulu di area ini seperti Apple Developer Academy, Binar Academy, Techpolitan, Purwadhika dan Grab Innovation Lab.

Kawasan Digital Hub diperuntukan sebagai wadah berkumpulnya komunitas digital serta tech company, hingga berkontribusi dalam mencetak talenta digital (digital talent pool) di Indonesia.

Berdiri diatas lahan seluas 25,68 hektar memiliki potensi menjadi kawasan pusat teknologi setara Silicon Valley seperti yang ada di Amerika Serikat.

Kawasan ini memiliki lokasi yang strategis, karena berada di pusat kota BSD City dan sudah terintegrasi dengan beragam moda transportasi seperti motor, mobil, BSD Link (feeder bus) hingga commuter line. Untuk mengakses jadwal keberangkatan BSD Link dapat dilihat melalui OneSmile mobile app.

Aplikasi mobile terintegrasi ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan kualitas hidup warga BSD City serta memperkuat posisi BSD City dalam transformasinya menjadi Integrated Smart Digital City di Indonesia.

 

Source : Koran-jakarta.com