img-bsd-train-station

Pada masa sekarang, membeli rumah dengan uang muka atau DP 0 persen menjadi salah satu pilihan menarik bagi banyak orang. Kebijakan ini memberikan kesempatan lebih besar kepada calon pembeli untuk memiliki rumah impian tanpa perlu menyiapkan uang muka yang besar secara langsung.

Baca Juga: Mengubah Hak Guna Bangunan (HGB) ke Sertifikat Hak Milik (SHM)!

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Membeli Rumah DP 0 Persen

Bagaimana cara memanfaatkannya dengan bijak? Berikut beberapa tips yang dapat Anda pertimbangkan:

1. Pahami Syarat dan Ketentuan DP 0%

Sebelum Anda terjun ke dalam proses pembelian, pastikan untuk memahami syarat dan ketentuan yang berlaku. Hal ini termasuk persyaratan dokumen, batasan jenis properti yang dapat dibeli, dan apakah ada biaya tambahan yang perlu dipertimbangkan.

2. Kisaran Harga Rumah DP 0 Persen

Rumah tanpe DP atau yang sering dikenal dengan DP 0 Persen dapat Anda dapatkan tanpa harus khawatir dengan limit harga untuk rumah idaman! Selama aman dan tidak ada masalah oleh bank pemberi KPR, kamu bisa memilih rumah yang sesuai dengan rentang harga dari Bank pemberi. 

Meski begitu, terdapat konsekuensi KPR tanpa DP, yakni iuran reguler yang umumnya lebih besar dibandingkan rumah dengan DP. Untuk itu, kamu harus memastikan memiliki sejumlah dana yang sesuai dengan periode waktu dalam melakukan cicilan KPR.

3. Prodesur Pendaftaran Rumah DP 0 Persen

Proses KPR tanpa DP umumnya sama dengan KPR biasa, dan biasanya dibantu oleh developer yang bekerja sama dengan bank. Namun, jika memilih KPR dari bank lain, kita perlu mengurusnya sendiri. Untuk menyetujui KPR tanpa DP, bank membutuhkan waktu satu bulan dan melakukan beberapa survei. Salah satunya adalah verifikasi blacklist  kredit di Bank Indonesia melalui analisis aktivitas keuangan kita.

4. Teliti Promosi dan Penawaran Bank

Banyak bank dan pengembang menawarkan promosi 'jual rumah tanpa DP' atau rumah DP 0% dengan berbagai kebijakan dan syarat yang berbeda. Teliti penawaran dari beberapa bank untuk membandingkan manfaat, seperti bunga cicilan, biaya administrasi, dan perlindungan asuransi.

Baca Juga: Sertifikat Rumah, Dokumen Penting Sebagai Bukti Kepemilikan

5. Syarat untuk Mengajukan DP 0 Persen

Dalam mengajukan KPR dengan DP 0 Persen, ada beberapa persyaratan yang perlu kamu perlu persiapkan, meskipun beberapa diantaranya tentatif untuk diperlukan, yakni:

  • Warga Negara Indonesia berusia minimal 21 tahun
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Fotokopi KTP Suami atau Istri
  • Fotokopi Surat Nikah
  • Fotokopi Surat Cerai
  • Akta Pisah Harta (Jika ada)
  • Karyawan atau pengusaha berpenghasilan tetap
  • Surat Keterangan Kerja untuk karyawan
  • Slip Gaji Asli dan/atau Surat Keterangan Penghasilan
  • Fotokopi Surat Izin Praktek untuk tenaga profesional 
  • Fotokopi Rekening Koran
  • Tanda bukti Kredit Sehat
  • Surat Rekomendasi Perusahaan

Setelah berbagai persyaratan tersebut sudah Anda penuhi, maka langkah selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah

  • Kunjungi bank penyedia layanan KPR dan pastikan untuk membandingkan suku bunga dan tenornya.
  • Proses peninjauan dari bank dimana hal ini  meliputi penilaian kapasitas pembayaran dan juga BI checking disertai dengan pemeriksaan harga rumah.
  • Surat Perjanjian Kredit, yaitu dokumen yang harus kamu siapkan jika telah lolos tahapan peninjauan bank.

Membeli rumah dengan DP (uang muka) 0 persen memiliki beberapa kelebihan yang perlu dipertimbangkan yaitu, Akses Kepemilikan Rumah Lebih Cepat. Dengan rumah tanpa DP, Anda bisa langsung memiliki rumah tanpa harus menabung untuk DP terlebih dahulu. Ini dapat mempercepat proses kepemilikan rumah, terutama jika Anda membutuhkan tempat tinggal dengan segera.

Selain itu, Anda dapat memanfaatkan kesempatan melalui beberapa program atau kesepakatan khusus dari pengembang atau pemerintah yang menawarkan opsi DP 0 persen sebagai bagian dari insentif atau program khusus. Ini bisa menjadi peluang yang baik untuk memanfaatkan waktu dan kondisi pasar yang menguntungkan.

Dengan DP 0 persen, dana yang seharusnya digunakan untuk DP dapat dialokasikan untuk investasi lain atau keperluan lain yang mendesak. Hal Ini tentu memberi fleksibilitas keuangan tambahan bagi pembeli.

Baca Juga: Ajukan Cicilan Rumah? Pelajari Apa itu Rumah KPR dan Keunggulannya

5 Tips yang Perlu Anda Lakukan Sebelum Bertansaksi

img-bsd-train-station

Jika ingin membeli rumah pertama, banyak pertimbangan yang harus dipikirkan, penting untuk memperhatikan strategi efektif berikut ini agar Anda tidak menyesal di kemudian hari.

1. Lakukan Perbandingan

Setelah menemukan rumah dengan DP 0 persen, bandingkanlah dengan properti lain dari perumahan yang berbeda lokasi, desain, kualitas bangunan, fasilitas, dan harga. Gunakan juga ulasan properti yang memberikan informasi detail mengenai spesifikasi material, rencana infrastruktur di sekitar, serta perbandingan harga dengan properti sekitarnya.

2. Survei Langsung

Perhatikan kondisi lingkungan sekitar rumah, termasuk akses ke lokasi, kebersihan, dan keamanan. Teliti juga kondisi bangunan, interior, dan tata letaknya. Pastikan untuk bertanya langsung kepada pemilik atau pembangun rumah untuk mendapatkan informasi yang lebih detail.

3. Lakukan Riset dan Kumpulkan Informasi

Kumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang perumahan yang akan dibeli, termasuk legalitas kepemilikan tanah atau bangunan, fasilitas di sekitar, dan keunggulan lainnya. Jika rumah dengan DP 0 persen tersebut bukan ready stock atau masih dalam status inden, pastikan tanggal serah terimanya dengan jelas.

4. Mintalah Pendapat Pihak Ketiga

Dapatkan pendapat dari pihak lain seperti keluarga, sahabat, atau pasangan mengenai rumah yang akan dibeli. Manfaatkan juga jasa agen properti yang memiliki pengetahuan mendalam mengenai perkembangan harga dan kondisi pasar di area spesialisasinya, untuk memilih rumah DP 0 persen yang paling sesuai.

5. Pelajari Harga Pasar

Kumpulkan informasi mengenai harga rumah dengan DP 0 persen di wilayah tersebut untuk tipe atau jenis yang sama. Dengan memahami harga pasar, akan lebih mudah menemukan properti yang sesuai dengan anggaran dan kebutuhan, serta memiliki potensi untuk dijadikan investasi di masa depan.

Selain mempertimbangkan 5 hal penting diatas, Anda perlu menyesuaikan harga Hunian dengan kemampuan Finansial Anda, serta cobalah bernegosiasi dengan cermat sebelum melakukan pembelian properti.