Ini Area Yang Paling Bagus Untuk Beli Properti di 2018

20 February 2018 Google+
perumahan di tangerang

Jakarta – Di tahun 2018 ini, industri properti telah diramalkan akan tumbuh positif dengan baik seiring dengan perbaikan ekonomi yang dipengaruhi sentimen tahun politik maupun harga komoditas. Investasi pada bisnis properti pun masih menjadi pilihan paling utama dibandingkan investasi surat berharga maupun emas. Misalnya pembelian properti di kawasan BSD City, maupun tempat lainnya.

Ignatius Untung, sebagai Country Manager Rumah123 memberikan daftar daerah yang paling bagus untuk dijadikan investasi properti khususnya di tahun ini. Daerah yang dimaksud umumnya merupakan area-area yang saat ini sedang dekat dengan pembangunan infrastruktur transportasi.

“Kalau Investasi itu masih di sunrise, daerah timur, Bekasi. Karena pertama, harganya kan di Bekasi masih di bawah, kalau Tangerang itu sudah di atas banget, tinggi. Tangerang itu sudah mirip-mirip sama yang di Jakarta. Bekasi itu masih di bawah, sehingga orang akan tertarik beli di sana. Itu karena masih terjangkau dengan luas yang sama, dapat lebih besar,” kata Ignatius pada hari Rabu (17/1/2018).

Perumahan di Bekasi sendiri menjadi pilihan sebab masalah-masalah yang ada sejak dahulu makin ke sini dilihat telah banyak yang berhasil diselesaikan. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya akses transportasi yang mulai dibangun untuk menjangkau kota tersebut. Contohnya yang paling baru adalah akses transportasi seperti LRT dan kereta commuter. Ada lagi pembangunan jalan tol Becakayu serta jalan tol layang Jakarta ke Cikampek II.

“Jadi dulu itu, Tangerang itu enggak pernah jadi isu, karena mereka punya commuter line dan commuter line itu lebih manusiawi dibanding commuter line ke Bekasi, katanya kan begitu,” ucap Untung.

Jadi tidak heran kalau memang banyak sekali perumahan di Tangerang yang sangat laku keras. Dan hal tersebut pastinya diharapkan terjadi juga untuk kawasan dan daerah yang ada di Bekasi. Dengan membaiknya akses transportasi yang ada di Bekasi, diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat yang selama ini sangat enggan jika berinvetasi dalam bisnis properti.

Apalagi dengan akses transportasi yang dibangun, maka daerah yang terkenal dengan kemacetannya ini pun sekarang dapat mudah dijangkau oleh warga Jakarta. Dari situ, kawasan Bekasi dirasa mampu menarik para calon pembeli properti atau rumah baru.

Ignatius juga mencontohkan akses transportasi seperti TOD (Transit Oriented Development). Model transportasi semacam itu dikatakan sangat cocok dengan masyarakat milenial atau modern yang selama ini begitu mobile. Biasanya masyarakat milenial senang jalan-jalan alias hang out dan bersosialisasi. Hal tersebut dapat didukung dengan adanya kemudahan dalam hal akses transportasi.

Lewat kemudahan transportasi, maka masyarakat sekarang dapat mudah menjangkau kea rah timur yaitu Bekasi. Begitu pula dengan area lainnya seperti Bogor maupun Depok. Dari situ, perumahan-perumahan yang ada di kawasan tersebut bisa semakin dilirik.

 

Sumber ref.: Detik.com