Think Real Estate with Sinar Mas Land ,Google & Waze

23 July 2018 News Archive | Google+

BSD City, 19 Juli 2018, Think Real Estate, merupakan sarana pemasaran yang berfokus pada strategi situs web yang sederhana untuk mengembangkan perhatian audiens terhadap iklan yang ditawarkan oleh pihak Sinar Mas Land dengan Google dan Waze. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2018 di Auditorium Green Office Park 9 pada pukul 9 pagi hingga pukul 12 siang dengan tamu undangan baik dari pihak internal Sinar Mas Land dan pihak eksternal. Acara workshop Think Real Estate menghadirkan pembicara-pembicara yang sudah ahli pada bidangnya yaitu Rahmat Mulyadi (Matt) sebagai Marketing Lead Google Indonesia, Verdyka Kurniawan sebagai Business Development Manager Indonesia dan Marlin R Siahaan (Iyut) sebagai Waze Country Lead Indonesia yang disambut oleh Omar Giri Valliappan sebagai Digital Ventures & Innovation dari Sinar Mas Land.

 

Workshop tersebut memiliki lima pembahasan yaitu tentang informasi proses penemuan seperti; produk, lifestyle, reviews, finance, investasi, pasar, ekonomi, politik dan lain-lain. Lalu dilanjut dengan “how to we make search seamless?” dengan media nya: text, images, audio, video, navigation and location. Pembahasan yang ketiga adalah tentang consumer personal (targeting & retargeting). Yang keempat membahas tentang travelling seperti maps, navigation dan live discovery of property dan yang terakhir membahas tentang Lead Generation.

 

Pembahasan pertama dibuka oleh Bapak Rahmat Mulyadi (Matt) selaku Marketing Lead Google Indonesia. Bapak Rahmat Mulyadi (Matt) menjelaskan bahwa jaman dulu jangkauan dan platform masih terbatas namun attention para costumer sangat berlimpah berbeda dengan jaman sekarang ketika jangkauan dan platform sudah mulai banyak bermunculan, attention para costumer pun semakin berkurang (lebih individualis). Dengan begitu, Google memiliki tantangan terbesar berupa “online to offline” yang bermaksud bagaimana kita terhubung dan selalu terhubung dengan konsumen terhadap pengalaman yang menarik tentang digital yang mengarah kepada pengalaman pembelian offline. Google menjelaskan bahwa mereka harus menuntun dan mengarahkan konsumen melalui pengalaman pembelian.

 

Dalam pembahasan mengenai waze oleh Marlin R Siahaan (Iyut) terdapat perbedaan yang sangat besar antara fitur google maps dan waze yaitu bahwa waze sebenarnya lebih ditujukan kepada mereka yang sudah mengetahui lokasi tujuan dan meggunakan kendaraan pribadi, hal ini dikarenakan waze di desain untuk menavigasi para penggunanya. Berbeda dengan google maps yang ditujukan untuk para pengguna yang ingin mengetahui ada apa di sebuah daerah. Namun sebenarnya tujuan dari kedua aplikasi tersebut sama yaitu memudahkan pengguna untuk menavigasi keseharian mereka. Selanjutnya, kegiatan workshop diisi dengan sesi question and answer dari para tamu undangan kepada para pembicara dan ditutup dengan pemberian plakat dan foto bersama.

 

Tentang Sinar Mas Land

Sinar Mas Land adalah pengembang properti di Indonesia  dengan pengalaman lebih dari 40 tahun. Sinar Mas Land tercatat di bursa saham Indonesia atas nama PT. Bumi Serpong Damai Tbk, (BSDE). Awal tahun 2011, BSDE  telah merampungkan proses akuisisi perusahaan terafiliasi yakni PT Duta Pertiwi Tbk, PT Sinar Mas Teladan dan PT Sinar Mas Wisesa. Akuisisi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja BSDE terutama portofolio pendapatan dan diversifikasi usaha BSDE.

Sinar Mas Land telah mengembangkan lebih dari 50 proyek di Indonesia.  Keberhasilan Sinar Mas Land dengan mengembangkan property & real estate di Indonesia juga diakui oleh lembaga yang kredibel dan independent di dunia dengan mendapatkan berbagai macam penghargaan International yang prestigious seperti World FIABCI Prix d’excellence Award di Cyprus (2011), Taichung (2013) & Kuala Lumpur (2015), Asia Pacific Property Award di Kuala Lumpur (2012, 2013, 2015), Cityscape Awards For Emerging Market di Dubai (2014),dan FIABCI Golden Award di Andora (2017), MIPIM di Hongkong (2017).

Dengan dukungan tim manajemen yang solid Sinar Mas Land juga dikenal sebagai pengembang kota mandiri (Melalui BSD City Development), serta menjadi pelopor dalam pengembangan konsep perumahan Klaster / concept- clustered residential (Kota Wisata, Legenda Wisata, Grand Wisata, dan lain-lain). Disamping itu, Sinar Mas Land juga merupakan pelopor / pioneer pengembangan proyek inovatif Strata Mall / Trade Center (ITC) di Indonesia.

Sinar Mas Land sebagai pengembang properti berupaya untuk mewujudkan kepedulian terhadap masalah pelestarian lingkungan melalui penerapan visi green di setiap proyeknya. Kesadaran perusahaan untuk bertanggung jawab melestarikan lingkungan hidup diwujudkan melalui berbagai program, seperti pembangunan kawasan hijau Green Office Park, sertifikasi Green Building, Mall tanpa dinding yang ramah lingkungan ‘The Breeze’, jalur-jalur pejalan kaki yang nyaman serta berbagai acara untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan salah satunya melalui penyelenggaraan acara Festival Hijau yang diselenggarakan setiap tahun. Sejauh ini Sinar Mas Land telah menanam lebih dari tiga juta pohon di area komersial, pedestrian, median jalan, taman lingkungan,  dan mengembangkan taman kota serta hutan kota. Inisiatif dan komitmen terhadap masalah sosial juga terus dilakukan melalui program – program CSR yang memberi kesempatan masyarakat sekitar dan usaha kecil dengan dapat menikmati pembangunan yang dilakukan Sinar Mas Land seperti penyediaan tempat usaha untuk 3.000 pelaku UMKM di Pasar-pasar tradisional dan taman jajan kaki lima serta program-program CSR lainnya.

Sinar Mas Land memiliki mitra strategis yang kuat seperti Sojitz Japan, Aeon, Itochu-Japan yang sudah berlangsung selama 25 tahun, Mitsubishi Corporation,Hongkong Land serta mitra lokal seperti Kompas Gramedia dan Kalbe.

 

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

 

Panji Himawan

Corporate Communication & Public Affair Div. Head

Sinar Mas Land

Tel : 021- 50 368 368

Email : panji.himawan@sinarmasland.com