19 January 2018 News Archive | Google+

BSD City - Pusat Penelitian Ilmu pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Pemerintah Kabupaten Tangerang, Universitas Paramadina dan Sinar Mas Land mengembangkan proyek Galeri Iptek dan Inovasi (GIPTI) di BSD City, Tangerang.

Berdiri di atas lahan seluas 15 hektare, proyek GIPTI diproyeksikan sudah mulai masuk tahap pekerjaan konstruksi pada pertengahan 2018. GIPTI akan menjadi show case kemajuan inovasi dan juga teknologi terapan terkini, tempat untuk pemberdayaan dan edukasi masyarakat di bidang IPTEK, dan tempat pemasaran bagi produk-produk IKM dan startup berbasis teknologi.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir menyambut baik adannya kolaborasi berbagai unsur dalam pengembangan iptek dan inovasi melalui kerja sama ini. GIPTI sejalan dengan program National Science dan Technology Park (N-STP) Puspiptek. Program tersebut sebagai salah satu implementasi Program Nawa Cita pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam mengembangkan STP di Indonesia.

Masing-masing institusi, yakni PUSPIPTEK – Kemenristekdikti, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Universitas Paramadina, dan Sinar Mas Land mempunyai peran yang saling bersinergi dan berkolaborasi satu sama lain dalam pembangunan GIPTI.

Salah satunya adalah Universitas Paramadina akan membangun kampus di atas lahan seluas 2 hektare Ha yang lokasinya terpadu dengan GIPTI. Universitas Paramadina juga bertanggung jawab dalam pengembangan IPTEK dan terwujudnya pengabdian pada masyarakat.

Kelengkapan sarana dan prasana di BSD City akan semakin mempermudah terciptanya sebuah ekosistem inovasi karena terdapat kawasan Digital Hub yang dapat menghubungkan antara dunia penelitian, kampus dengan industri berbasis teknologi dan dunia usaha.

“Proyek GIPTI memberikan keuntungan luar biasa bagi Universitas Paramadina karena bisa menjadi fasilitas penunjang pendidikan dalam meningkatkan mutu perkuliahan dan kegiatan riset yang lebih aplikatif,” kata Rektor Universitas Paramadina Prof. Firmanzah, Ph.D seperti dikutip Sindonews.com.  

Sedangkan menurut Dhony Rahajoe, Managing Director Sinarmas Land, lahan yang menjadi lokasi pembangunan universitas yang didirikan oleh almarhum Nurcholis Madjid itu berasal dari lahan prasarana dan sarana umum milik Sinar Mas Land. 

“Kami ingin BSD City menjadi kota mandiri yang berperan besar dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan proyek inovasi teknologi. Kami harapkan kehadiran GIPTI bisa mewujudkan tujuan itu,” ujar Dhony. 

Menurut dia, kehadiran Universitas Paramadina akan memperkaya ekosistem BSD City khususnya di sektor pendidikan. 

“Ini menjadi talent pool bagi sejumlah perusahaan beroperasi di kawasan digital hub yang telah kami bangun. Juga pengembangan smart integrated digital city ini akan menciptakan banyak sekali peluang bagi berbagai pihak lintas sektor, khususnya warga Tangerang dan sekitarnya di bidang pendidikan, riset, usaha, maupun lapangan pekerjaan,” sebutnya. 

Sementara penandatanganan kesepakatan bersama tersebut telah disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla dan Menristekdikti di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia (15/1/2018).

Source : http://infonitas.com/serpong/laporan-utama/pertengahan-2018-galeri-iptek-dan-inovasi-dibangun-di-bsd-city/58150