12 November 2013 News Archive | Google+

JAKARTA, BERITATRANS.COM

Kementerian Pekerjaan Umum mengungkapkan PT Bumi Serpong Damai Tbk, selaku insiator pembangunan jalan tol Serpong-Balaraja akan menyelesaikan pembebasan tanah tahun depan sehingga pekerjaan bisa segera dilakukan.

Menurut Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Murjanto, komitmen ini sudah diutarakan PT Bumi Serpong Damai Tbk. "Dia sudah bicara ke saya katanya mereka akan selesaikan masalah tanah pada 2014," katanya.

Pembangunan jalan tol ini, kata dia, nantinya bisa saja menggunakan skema baru yakni sesuai dengan UU No.2/2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Namun, akan dilakukan jika pembebasan belum juga rampung pada akhir 2014. "Kalau pembebasan tanahnya sudah rampung maka kita pakai peraturan yang lama," ujarnya.

PT Bumi Serpong Damai Tbk, selaku inisiator jalan tol Serpong-Balaraja menargetkan jalan tol yang menelan investasi Rp5,2 triliun tersebut rampung pada 2016. Kini jalan tol Serpong-Balaraja masih dalam persiapan tender yakni menunggu pembebasan tanah rampung lebih dari 75 persen.

Ada empat konsorsium yang lolos dalam prakualifikasi tender oleh Badan Pengatur Jalan Tol yaitu PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, konsorsium investor asal India, SP Road dan PT Prabu Persada, konsorsium PT Bumi Serpong Damai Tbk, PT Astratel Nusantara, dan PT Transindo Karya Investama dan konsorsium terakhir adalah yang dibentuk oleh PT Nusantara Infrastructure Tbk dengan kontraktor asal Korea Selatan.(yfent)