GRUP SINARMAS: Bumi Serpong Damai (BSDE) Kantongi Prapenjualan Rp2,2 Triliun

21 April 2015 News Archive | Google+

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) membukukan prapenjualan atau marketing sales Rp2,2 triliun pada tiga bulan pertama 2015, naik 27% dibandingkan dengan setahun sebelumnya Rp1,8 triliun.

Hermawan Wijaya, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Serpong Damai, mengatakan perolehan prapenjualan tersebut ditopang oleh kuatnya penjualan unit-unit properti yang berlokasi di BSD City, sebagai landmark project BSDE.

“Penjualan unit properti di BSD City berupa residensial, komersial, strata title dan kavling tanah berkontribusi sebesar 87% atau Rp1,94 triliun dari total pra-penjualan BSDE.” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis.com, Selasa (21/4/2015).

Penjualan properti anggota kelompok Sinar Mas Land tersebut tahun ini diklaim akan terus menguat karena beberapa produk properti unggulan yang berlokasi di BSD City hasil kerjasama BSDE dengan mitra strategis pada 2013 lalu, seperti Hong Kong Land, Dyandra dan AEON Mall Jepang sudah mulai dipasarkan.

Proyek tersebut a.l. Nava Park, hunian eksklusif di atas lahan 68 Hektare hasil kerjasama dengan Hong Kong Land yang mana pada 3 bulan pertama 2015 telah berkontribusi sebesar 5% dari total pra-penjualan konsolidasi atau terbesar kedua setelah BSD City.

Dia menambahkan untuk kawasan Nava Park, BSDE dan Hong Kong Land melalui Entitas Anak PT Bumi Parama Wisesa akan dikembangkan secara bertahap hingga 8-10 tahun mendatang. Pihaknya menargetkan dalam 5 tahun mendatang, kawasan ini mampu mendatangkan angka penjualan sebesar Rp5 triliun.

Proyek lain seperti Indonesia Convention Exibition (ICE) yang merupakan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) seluas 25 Ha dan terbesar di Asia Tenggara di BSD City, hasil kerjasama dengan Dyandra melalui skema joint-venture pada 2013. Tahun ini mulai beroperasi diawali dengan konser Michael Buble pada Januari 2015.

“Tidak ketinggalan, AEON Mall, mal pertama di Indonesia yang menempati lahan seluas 18,5 Ha dengan kapasitas parkir 3.300 lot di BSD City. Proyek senilai Rp2,5 triliun ini akan grand launchingpada Mei 2015 mendatang dan memberikan kontribusi positif bagi kinerja BSDE," paparnya.

Proyek lain seperti Grand Wisata Bekasi berkontribusi sebesar 3%, Legenda Wisata berkontribusi 2% dan 3% lainnya dikontribusikan dari penjualan unit-unit properti di Taman Banjar Wijaya Tangerang, Kota Wisata Cibubur, dan Grand City Balikpapan.

Menurutnya, jika dilihat dari komposisi produk, produk hunian atau residensial merupakan top unit selling dengan nilai Rp1,81 triliun atau 81% dari total pra-penjualan. Disusul kemudian oleh penjualan unit kavling tanah yang berkontribusi Rp217 miliar atau 10% dari total pra-penjualan.

Ditambahkan, segmen ini tumbuh impresif sebesar 143% secara year on year, hal tersebut menunjukkan minat konsumen yang juga tinggi. Pada tiga bulan pertama 2015, perseroan berhasil menjual 961 unit hunian.